DKP Boltim Kunjungi Desa Tutuyan untuk Persiapan Sosialisasi Keamanan Pangan
News Tutuyan — Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kesadaran masyarakat terhadap pangan aman, Tim dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Desa Tutuyan. Kunjungan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan DKP Boltim untuk menjalin koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat dalam penerapan prinsip-prinsip keamanan pangan.
Tim DKP Boltim yang hadir terdiri dari Rasina Umar, Amd.GZ, dan Nancy Mokodompit, A.Md, yang langsung bertemu dengan Sangadi (Kepala Desa) Tutuyan, Jois Potabuga, SST, guna melakukan koordinasi awal serta meminta data petani yang ada di Desa Tutuyan. Data ini akan menjadi dasar pelaksanaan kegiatan sosialisasi keamanan pangan yang direncanakan dalam waktu dekat.
“Kunjungan ini penting untuk memastikan program sosialisasi tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, terutama para petani lokal,” kata Rasina Umar.
Tujuan Sosialisasi Keamanan Pangan
Sosialisasi keamanan pangan yang direncanakan bertujuan untuk:
-
Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat: Memberikan pemahaman kepada petani dan masyarakat umum tentang pentingnya memproduksi, mengelola, dan mengonsumsi pangan yang aman, sehat, dan layak.
-
Meningkatkan Kualitas Hasil Pertanian: Dengan penerapan prinsip keamanan pangan, hasil pertanian di tingkat desa diharapkan lebih berkualitas dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
-
Mendorong Ketahanan Pangan Lokal: Kegiatan ini diharapkan memperkuat ketersediaan pangan yang aman dan bergizi, mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
-
Membangun Sinergi Pemerintah dan Masyarakat: Sosialisasi menjadi sarana untuk mempererat kerjasama antara pemerintah desa, DKP, dan petani dalam mencapai tujuan pembangunan pertanian dan pangan yang berkelanjutan.
Dukungan Pemerintah Desa
Sangadi Jois Potabuga menyambut baik kedatangan tim DKP Boltim. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini dan menyatakan dukungan penuh dari pemerintah desa untuk kelancaran sosialisasi.
“Kami berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Tutuyan, meningkatkan kualitas hasil pertanian, dan memastikan setiap produk pangan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi,” ujar Sangadi.
Selain itu, Sangadi menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat desa tentang pentingnya menjaga kebersihan, penggunaan pupuk yang tepat, serta pemilihan benih unggul, sehingga hasil pertanian tidak hanya berlimpah tetapi juga aman dan sehat.
Komitmen DKP Boltim
Melalui kegiatan ini, DKP Boltim menegaskan komitmen berkelanjutan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Program sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan.
Selain sosialisasi, DKP Boltim juga merencanakan pendampingan teknis di lapangan, pelatihan penggunaan alat pertanian modern, serta monitoring kualitas produk pangan dari desa hingga pasar. Semua langkah ini dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan terpenuhi dan masyarakat mendapatkan manfaat maksimal dari kegiatan pemerintah.
Dampak yang Diharapkan
Kegiatan sosialisasi keamanan pangan di Desa Tutuyan diharapkan dapat memberikan dampak positif berikut:
-
Meningkatkan Kesadaran Pangan Aman: Warga menjadi lebih cermat dalam memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan.
-
Peningkatan Produktivitas Petani: Petani dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas, aman, dan layak jual.
-
Penguatan Ketahanan Pangan Lokal: Desa Tutuyan dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam menerapkan prinsip keamanan pangan secara terpadu.
-
Pemberdayaan Masyarakat: Memberikan edukasi dan pelatihan bagi masyarakat untuk mandiri dan aktif dalam menjaga kualitas pangan.
Kunjungan DKP Boltim ke Desa Tutuyan menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat desa merupakan kunci sukses dalam pembangunan pertanian dan keamanan pangan. Dengan adanya program ini, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur diharapkan mampu mewujudkan ketahanan pangan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.







