Bupati Oskar Hadir di Tengah Warga Tutuyan: Dengarkan Aspirasi, Serahkan Bantuan Nyata

by -313 Views

News Tutuyan – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, didampingi Ketua TP-PKK Boltim Ny. Rosita Manoppo-Pobela, melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Tutuyan yang dipusatkan di Desa Kayumoyondi, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian agenda pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik, memperluas jangkauan bantuan sosial, serta memastikan program pembangunan berjalan efektif hingga ke tingkat desa.

Sambutan Adat dan Antusiasme Warga

Sejak pagi hari, ratusan warga telah memenuhi lokasi kegiatan. Masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Tutuyan datang membawa harapan dan menyambut kedatangan pemimpin daerah mereka. Prosesi penyambutan dilakukan secara adat sebagai penghormatan kepada Bupati dan Ketua TP-PKK. Tarian tradisional dan penjemputan adat turut ditampilkan, mencerminkan kuatnya tradisi lokal yang tetap dijaga oleh masyarakat Kayumoyondi.

Bupati Oskar tampak menyambut hangat masyarakat yang antusias menyalami dan berdialog singkat dengannya. Suasana menjadi semakin semarak ketika rombongan pemerintah daerah mendatangi SDN 1 Kayumoyondi. Para siswa menyambut dengan senyuman lebar, sebagian bahkan berlarian kecil ingin berada di barisan depan untuk menyalami Bupati. Kehangatan semakin terlihat ketika Bupati menyalami satu per satu murid dan berbincang singkat mengenai kegiatan belajar mereka.

Penyerahan Bantuan untuk Berbagai Lapisan Masyarakat

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum penyaluran sejumlah bantuan pemerintah daerah kepada masyarakat Kecamatan Tutuyan. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Adapun jenis bantuan yang diserahkan, antara lain:

  • Santunan duka kepada keluarga yang mengalami kehilangan anggota keluarga.

  • Paket bantuan penanganan stunting berupa beras 5 kg dan telur 1 bak dari Dinas Ketahanan Pangan, sebagai upaya memperbaiki gizi anak-anak yang masuk kategori stunting.

  • Bantuan perikanan berupa mesin katinting, mesin tempel, dan freezer dari Dinas Perikanan, untuk mendukung kegiatan nelayan dan pelaku usaha hasil laut.

  • Dokumen administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, dan Kartu Identitas Anak (KIA) yang langsung diterbitkan dan diserahkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

  • Bantuan pertanian berupa benih jagung dan mesin paras dari Dinas Pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani lokal.

  • Bantuan pemberdayaan perempuan berupa mixer dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang ditujukan untuk mendukung usaha rumah tangga perempuan dan kegiatan UMKM rumahan.

Bantuan-bantuan tersebut diterima langsung oleh perwakilan masyarakat dari berbagai desa, yang sebelumnya telah didata melalui koordinasi lintas perangkat daerah.

Bupati Tekankan Pentingnya Hadir di Tengah Masyarakat

Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa kunjungan kerja semacam ini bukan sekadar kegiatan seremoni rutin. Menurutnya, turun langsung ke lapangan adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendengar aspirasi rakyat secara langsung dan memastikan pelayanan publik berjalan tanpa hambatan.

“Kunjungan kerja ini bukan hanya agenda pemerintahan, tetapi wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Pemerintah harus hadir, melihat langsung kondisi yang ada, dan memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terpenuhi secara tepat,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa berbagai program bantuan yang diserahkan hari itu merupakan langkah nyata untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat fondasi ekonomi keluarga. Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus bekerja untuk memperluas cakupan layanan di sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan, dan pemberdayaan perempuan.

Dialog Aspirasi Bersama Warga

Usai penyerahan bantuan, Bupati menggelar sesi dialog terbuka dengan masyarakat. Warga diberi kesempatan menyampaikan keluhan, usulan pembangunan, dan masalah-masalah yang mereka hadapi, mulai dari kondisi jalan desa, akses layanan kesehatan, hingga persoalan air bersih dan peluang usaha bagi masyarakat kecil.

Beberapa warga mengapresiasi langkah Bupati yang mau mendengar langsung aspirasi tanpa perantara. Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Bupati memberikan penjelasan atas setiap persoalan yang disampaikan serta memastikan tindak lanjut dari OPD terkait.

Dukungan TP-PKK terhadap Program Sosial dan Keluarga

Ketua TP-PKK Boltim, Ny. Rosita Manoppo-Pobela, juga memberikan pesan kepada masyarakat terkait pentingnya peran keluarga dalam pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya perawatan anak, perhatian terhadap kesehatan ibu, serta pemberdayaan perempuan melalui pelatihan dan kegiatan UMKM.

“Kami ingin agar perempuan di Kecamatan Tutuyan semakin mandiri, berdaya, dan mampu menciptakan usaha yang bernilai ekonomi. Bantuan seperti mixer ini semoga bisa mendukung usaha kuliner rumahan dan meningkatkan pendapatan keluarga,” tutur Rosita.

Pemerintah Berkomitmen Meningkatkan Layanan

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan penegasan bahwa pemerintah Kabupaten Boltim akan terus memperkuat pelayanan publik di seluruh wilayah, termasuk desa-desa terpencil di Kecamatan Tutuyan. Bupati menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh berpusat hanya di kota kabupaten, tetapi harus menyebar merata hingga ke pelosok.

Kegiatan ini bukan hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga membangun kedekatan antara pemerintah dan rakyatnya. Dengan komitmen tersebut, pemerintah daerah berharap kesenjangan pelayanan dapat semakin berkurang, dan masyarakat Tutuyan dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.