, ,

Bom Molotov Diduga Picu Kebakaran Gedung Grahadi Polisi Buru Pelaku

by -336 Views

Kebakaran Grahadi Diduga Akibat Bom Molotov, Polisi Perketat Penyelidikan

News Tutuyan– Polisi menduga kebakaran tersebut bukan insiden biasa. Satreskrim Polrestabes Surabaya menegaskan bahwa api dipicu oleh aksi pelemparan bom molotov oleh sekelompok orang yang tak bertanggung jawab saat berlangsungnya demonstrasi. Aksi tersebut kini tengah menjadi fokus penyelidikan mendalam aparat kepolisian.

Suasana di kawasan Gedung Negara Grahadi mendadak mencekam pada Sabtu (30/8/2025) malam. Api berkobar di sisi barat bangunan ikonik yang berdiri di jantung Kota Surabaya itu, tepatnya sekitar pukul 21.56 WIB. Kepulan asap hitam terlihat menjulang tinggi, memicu kepanikan masyarakat sekitar dan aparat yang berjaga di lokasi.

Dugaan Aksi Anarkisme

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, menyebut peristiwa ini sebagai bentuk nyata tindakan anarkis. Menurutnya, lemparan bom molotov yang diarahkan ke Gedung Grahadi telah menyalakan api besar dan menghanguskan sejumlah ruangan penting.

“Pada Sabtu tanggal 30 Agustus, telah terjadi tindakan anarkis yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak bertanggung jawab. Mereka melempar bom molotov ke Gedung Grahadi bagian barat hingga menyebabkan kebakaran hebat,” ungkap Edy di lokasi kejadian.

Bagian gedung yang terbakar bukanlah ruangan biasa. Di sana terdapat ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, ruang protokol bagian umum, serta ruang khusus wartawan. “Ruangan-ruangan vital ini ikut terdampak dan hangus terbakar,” tambahnya.

Gedung Negara Grahadi Surabaya Dibakar Massa - Suara Surabaya

Baca Juga: Tragedi Ojol Tewas Dilindas Rantis Bripka R Mengaku Tak Bisa Kendalikan Situasi

Status Quo Gedung Grahadi

Pasca kejadian, polisi segera menetapkan status quo terhadap gedung bersejarah tersebut. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi lokasi agar tidak berubah dan mempermudah proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis serta jajaran Satreskrim diturunkan guna mencari bukti-bukti forensik yang dapat mengungkap pelaku pelemparan molotov.

“Kami sudah melakukan olah TKP. Gedung ini kami nyatakan status quo dan akan dilanjutkan dengan rangkaian penyelidikan lebih lanjut. Tujuannya, untuk mengetahui siapa dalang di balik pembakaran ini,” tegas Edy.

Polisi Siapkan Langkah Tegas

Polrestabes Surabaya memastikan akan bergerak cepat menuntaskan kasus ini. Dengan barang bukti yang terus dikumpulkan, polisi berharap dapat segera mengidentifikasi dan menetapkan tersangka utama.

“Ini adalah tindakan melawan hukum yang disengaja. Kami akan usut tuntas dan menindak tegas siapapun yang terbukti terlibat,” pungkas AKBP Edy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.