
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Penyaluran Bantuan Beras di Desa Tutuyan
News Tutuyan — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan bagi masyarakat melalui program penyaluran bantuan beras. Kegiatan ini digelar di Desa Tutuyan, Senin (4/8/2025), dengan penyerahan bantuan yang dilakukan langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, kepada sebanyak 84 Kepala Keluarga (KK) di Kantor Desa setempat.
Setiap keluarga penerima mendapatkan 20 kilogram beras, yang merupakan bagian dari program strategis nasional yang diimplementasikan di tingkat daerah melalui koordinasi Badan Pangan Nasional. Program ini bertujuan memastikan seluruh warga, khususnya masyarakat yang terdampak keterbatasan ekonomi, memiliki akses yang memadai terhadap kebutuhan pangan pokok, sehingga tidak ada keluarga yang mengalami kelaparan atau kekurangan gizi.
Bupati Oskar Manoppo dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbolis, tetapi bagian dari strategi berkelanjutan pemerintah untuk menjamin ketahanan pangan daerah. Ia menyampaikan bahwa sejak awal kepemimpinannya, pemerintah daerah telah fokus pada upaya pemberdayaan masyarakat, baik melalui bantuan pangan langsung maupun penguatan sektor pertanian lokal.
“Program bantuan beras ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Kita ingin memastikan setiap keluarga dapat terpenuhi kebutuhan pokoknya, dan sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di tingkat desa. Bantuan ini juga kami harapkan menjadi stimulus bagi masyarakat untuk lebih aktif dalam kegiatan ekonomi lokal,” jelas Bupati Oskar Manoppo.
Selain itu, program ini diharapkan dapat mendorong ketahanan ekonomi keluarga di Desa Tutuyan. Dengan tersedianya beras yang cukup, masyarakat dapat mengalokasikan sumber daya mereka untuk kebutuhan lain seperti pendidikan anak, kesehatan, dan pengembangan usaha mikro lokal. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat Boltim yang sejahtera dan mandiri.
Kepala Desa Tutuyan, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa bantuan ini menjadi penopang penting bagi masyarakat desa, terutama mereka yang bergantung pada pendapatan harian atau sektor informal. Menurutnya, intervensi pemerintah dalam bentuk bantuan beras tidak hanya memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga mendorong rasa aman dan stabilitas sosial di tengah masyarakat.
Lebih jauh, penyaluran bantuan beras ini juga menjadi bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boltim melakukan pendataan menyeluruh untuk memastikan bantuan tepat sasaran, sehingga setiap KK yang benar-benar membutuhkan bisa menerima manfaatnya. Proses pendataan ini dilakukan dengan transparan dan melibatkan perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, di mana Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Pemkab Boltim untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar. Bupati Oskar Manoppo juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan bantuan secara bijak.
Selain fokus pada penyaluran bantuan beras, Pemkab Boltim juga tengah merencanakan berbagai program pendukung ketahanan pangan jangka panjang, seperti peningkatan kapasitas pertanian lokal, pembangunan irigasi desa, dan pengembangan sistem penyimpanan pangan yang efektif. Program-program ini bertujuan agar desa-desa seperti Tutuyan tidak hanya mengandalkan bantuan sekali-sekali, tetapi mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Dengan demikian, penyaluran bantuan beras di Tutuyan bukan hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi bagian dari strategi komprehensif pemerintah dalam membangun masyarakat yang sejahtera, tangguh, dan mandiri di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.








