News Tutuyan – Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp24,8 triliun untuk mendukung pengembangan sekolah keagamaan di Indonesia. Usulan ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas akses bagi peserta didik di berbagai daerah.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan berbasis keagamaan.
Fokus pada Infrastruktur dan Kualitas SDM
Tambahan anggaran tersebut direncanakan akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur pendidikan, meningkatkan kualitas tenaga pengajar, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Selain itu, peningkatan kompetensi guru juga menjadi prioritas utama.

Baca juga: UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Perluas Akses Pendidikan
Kemenag menilai masih banyak lembaga pendidikan keagamaan yang membutuhkan dukungan, terutama di daerah terpencil. Dengan tambahan anggaran, diharapkan akses pendidikan dapat lebih merata.
Hal ini penting untuk menciptakan kesetaraan dalam dunia pendidikan.
Dorong Modernisasi Pendidikan
Usulan ini juga diarahkan untuk mendorong modernisasi sistem pendidikan keagamaan, termasuk pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Transformasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan.
Pendekatan ini menjadi bagian dari adaptasi terhadap perkembangan zaman.
Harapan Dukungan Pemerintah
Kemenag berharap usulan tambahan anggaran ini dapat disetujui sehingga program penguatan pendidikan keagamaan dapat berjalan optimal. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan.
Dengan anggaran yang memadai, kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia diharapkan semakin meningkat.









