Kebakaran hanguskan Aspom Pakowa dan Holland Village Mapanget

by -434 Views

Kebakaran hanguskan Aspom Pakowa dan Holland Village Mapanget

News Tutuyan – Dua peristiwa kebakaran besar terjadi secara beruntun di wilayah Kota Manado pada Kamis (9/10/2025) siang, antara pukul 11.17 hingga 13.00 WITA. Kebakaran pertama terjadi di kompleks Asrama Polisi Militer (Aspom) Pakowa, Kecamatan Wanea, dan kebakaran kedua melanda kawasan perumahan elit Holland Village Paniki, Kecamatan Mapanget.

Peristiwa ini mengejutkan masyarakat Manado karena terjadi hampir bersamaan dalam rentang waktu yang cukup singkat, sehingga sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar. Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dari dua lokasi kejadian, menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.

Kepala Penerangan Kodam XIII/Merdeka, Kol. Inf. Daniel Lalawi, membenarkan insiden kebakaran di kawasan Aspom Wanea. Menurutnya, sebanyak 12 unit rumah terbakar habis dilalap api. Sebagian besar rumah merupakan tempat tinggal anggota TNI aktif beserta keluarga mereka.

“Kebakaran di Aspom Wanea menghanguskan 12 unit rumah. Api diduga berasal dari arus pendek listrik, namun penyebab pastinya masih dalam proses investigasi,” kata Kolonel Daniel Lalawi kepada wartawan di Manado.

Dari 12 rumah yang terbakar, sembilan di antaranya sudah dihuni oleh anggota dan keluarga, sementara tiga rumah lainnya dalam kondisi kosong. Kobaran api cepat membesar karena bangunan asrama sebagian besar terbuat dari bahan semi permanen yang mudah terbakar, seperti kayu dan tripleks.

Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Manado dibantu tim TNI dan Polri segera dikerahkan ke lokasi. Sedikitnya delapan unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung dramatis selama hampir dua jam sebelum api benar-benar berhasil dipadamkan.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sejumlah penghuni mengalami luka ringan akibat berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Sebagian warga juga mengalami sesak napas karena menghirup asap tebal. Para korban kini telah dievakuasi sementara ke posko darurat yang didirikan di sekitar lokasi kejadian.

“Kerugian materiil masih kami hitung. Tim tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap rumah dan harta benda yang terbakar,” tambah Lalawi.

Sementara itu, kebakaran kedua terjadi di Holland Village Paniki, Kecamatan Mapanget. Kobaran api dilaporkan muncul sekitar pukul 12.45 WITA di salah satu rumah warga. Api dengan cepat merembet ke bagian atap dan dapur, sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di Holland Village, namun satu unit rumah mengalami kerusakan parah pada bagian belakang. Warga perumahan panik dan sempat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Pihak kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado masih melakukan penyelidikan terhadap dua kejadian tersebut. Dugaan awal menyebutkan bahwa korsleting listrik menjadi penyebab utama, namun tim teknis akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya.

Wali Kota Manado menyampaikan keprihatinannya atas musibah ini dan berjanji memberikan bantuan darurat bagi keluarga terdampak. Pemerintah kota juga tengah menyiapkan penyaluran logistik dan hunian sementara bagi para korban asrama TNI yang kehilangan tempat tinggal.

“Kami akan berkoordinasi dengan Kodam XIII/Merdeka untuk memastikan kebutuhan mendesak para korban terpenuhi, termasuk bantuan logistik, tenda darurat, dan dukungan psikososial,” ujar seorang pejabat BPBD Kota Manado.

Kedua peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik di tengah musim pancaroba. Pihak berwenang mengimbau masyarakat Manado untuk lebih berhati-hati, memastikan instalasi listrik rumah aman, dan segera melapor jika ada indikasi kebakaran sekecil apa pun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.