
News Tutuyan – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, melakukan kunjungan kerja resmi ke Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (2/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati diterima langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Boltim dalam memperkuat arah pembangunan daerah berbasis kreativitas dan inovasi.
Bahas Pengembangan Potensi Kreatif Boltim
Dalam pemaparannya, Bupati Oskar menegaskan bahwa Kabupaten Bolaang Mongondow Timur memiliki banyak potensi besar di sektor ekonomi kreatif yang masih belum sepenuhnya tergarap. Mulai dari kerajinan tangan lokal, seni kriya, kuliner khas daerah, seni pertunjukan, musik tradisional, hingga produk-produk kreatif berbasis digital yang digarap oleh generasi muda Boltim, semuanya memiliki peluang besar untuk menjadi tulang punggung ekonomi daerah di masa mendatang.
Oskar menjelaskan bahwa ekonomi kreatif bukan sekadar tentang produk, tetapi turut mencakup cara baru dalam memanfaatkan kekayaan budaya dan identitas lokal untuk menghadapi tantangan ekonomi modern. Menurutnya, Boltim membutuhkan strategi jangka panjang agar potensi tersebut dapat diolah menjadi sektor industri yang berdaya saing.
“Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor unggulan Boltim. Dengan dukungan pemerintah pusat, saya yakin ekonomi kreatif Boltim akan tumbuh lebih pesat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Butuh Dukungan Ekosistem dan Intervensi Pusat
Bupati Oskar juga menekankan bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan dukungan menyeluruh, baik dari sisi pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM pelaku usaha, pemanfaatan teknologi, perluasan akses pemasaran nasional maupun internasional, hingga ketersediaan fasilitas bagi pelaku usaha kreatif seperti rumah produksi (creative hub).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah mutlak dibutuhkan agar lahir sebuah ekosistem ekonomi kreatif yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Boltim.
“Kami berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Boltim. Dengan adanya pendampingan, promosi, fasilitas pendukung, serta kebijakan yang tepat, sektor ini dapat menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Respon Positif dari Kementerian
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyambut baik langkah yang diambil Pemkab Boltim. Ia menilai bahwa komitmen Boltim dalam memperkuat ekonomi kreatif merupakan bagian penting dari strategi nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.
Menteri juga menyampaikan kesiapan Kemenekraf untuk memberikan pendampingan melalui program-program kementerian, termasuk fasilitasi promosi, pelatihan, dan pembukaan akses kolaborasi lintas daerah.
Rombongan Pemkab Boltim Hadir Lengkap
Dalam kunjungan ini, Bupati Oskar didampingi sejumlah pejabat penting, antara lain:
-
Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rosita Pobela
-
Asisten Sekretaris Daerah, Harris Sumanta
-
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Rusli Dajo
-
Kepala Dinas Pariwisata, Eko Marsidi
-
Anggota DPRD Boltim, Deysi Minarni Simbala
Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan keseriusan Pemkab Boltim dalam menyusun langkah strategis lintas dinas untuk memajukan sektor ekonomi kreatif secara terpadu.
Dorong Identitas Kreatif Boltim di Kancah Nasional
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi titik awal terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara Pemerintah Kabupaten Boltim dan Kementerian Ekonomi Kreatif, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku industri kreatif di daerah. Pemerintah daerah menargetkan agar hasil dari pertemuan ini dapat terwujud dalam bentuk program konkret, termasuk festival kreatif, akses pemasaran digital, hingga pengembangan destinasi pariwisata pendukung ekonomi kreatif.
Dengan langkah ini, Pemkab Boltim menegaskan komitmennya bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada kekuatan kreativitas masyarakat dan kekayaan budaya lokal.







