BMKG sebut gempa di Tutuyan-Sulut dipicu subduksi Sangihe

by -461 Views

Gempa Bumi di Tenggara Tutuyan Akibat Aktivitas Subduksi Sangihe

BMKG sebut gempa di Tutuyan-Sulut dipicu subduksi Sangihe

News Tutuyan – Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyebutkan bahwa gempa bumi yang terjadi di tenggara Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara (Sulut), merupakan akibat aktivitas subduksi Sangihe.

“Apabila memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi Sangihe,” kata Daryono dalam laporan yang diterima di Manado, Rabu.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip), yang biasa terjadi akibat adanya pergeseran lempeng secara horizontal.

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di berbagai wilayah. Di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, dan Minahasa Tenggara, gempa tercatat dengan skala intensitas IV MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan beberapa benda ringan mungkin terguncang.

Di daerah Manado, Minahasa, Minahasa Utara, Kotamobagu, Gorontalo, Minahasa Selatan, Bitung, dan Gorontalo Utara, skala intensitas tercatat III MMI, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah dan terasa seakan-akan truk berat melintas. Sementara itu, di daerah Boalemo, Taliabu, dan Tagulandang, intensitas tercatat II–III MMI, dengan getaran ringan yang hanya dirasakan oleh sebagian orang.

Meski demikian, Daryono menekankan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, mengingat lokasi episenter yang relatif jauh dari garis pantai dan kedalaman hiposenter yang masih dangkal.

BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah. Masyarakat diimbau tidak panik, mengecek kondisi bangunan, dan segera mengungsi ke tempat aman bila terjadi getaran susulan yang signifikan.

Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa atau kerusakan berat, namun beberapa rumah di daerah terdampak dilaporkan mengalami kerusakan ringan. Tim BPBD setempat terus memantau kondisi warga dan melakukan pemeriksaan infrastruktur penting, termasuk sekolah, fasilitas kesehatan, dan gedung pemerintahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.